Pakaian dan Tarian Adat Bengkulu

Pakaian dan tarian adat bengkulu

Pakaian dan Tarian Adat Bengkulu.

Pakaian dan tarian adat bengkulu

Bengkulu Memiliki Adat dan istiadat yang cukup akrab dengan masyarakat Bengkulu, di antaranya: Kain Bersurek, merupakan kain bertuliskan huruf Arab gundul.

Kepercayaan masyarakat di Provinsi Bengkulu umumnya atau sebesar 95% lebih menganut agama Islam.

Upacara adat juga banyak dilakukan masyarakat di Provinsi Bengkulu seperti, sunat rasul, upacara adat perkawinan, upacara mencukur rambut anak yang baru lahir. Selengkapnya (wiki)

Pakaian dan tarian adat bengkulu, antara lain :

Pakaian adat :

Pakaian adat yang dipakai kaum pria dari daerah Bengkulu adalah mahkota deangan gunjai-gunjainya (pita) serta baju model jas tertutup.

Ia juga memakai kalung bersusun, kain songket yang melingkar di pinggang dan celana sebatas lutut.

Sedangkan wanitanya memakai baju kurung yang disuji dan berkain songket.

Ia juga memakai mahkota, kalung bersusun serta gelang pada kedua belah tangan. Pakaian ini dipakai untuk upacara pernikahan.

Tarian Adat Bengkulu :

Tarian Andun – Tari Andun dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.

 

Tari Bidadari Teminang Anak, dapat pula diartikan bidadari meminang anak.Tari adat ini berasal dari Rejang Lebong.

Tari Lanan Belek, tari ini diangkat berdasarkan cerita rakyat tentang seorang bidadari yang terpaksa tertinggal, karena saat lagi mandi bersama-sama temannya yang lain selendangnya diambil orang.

Suatu saat selendangnya ditemukan kembali dan bidadari tersebut kembali pulang meninggalkan si pemuda yang mendendam rindu.

 

“Mungkin belum semua yang dapat kami publikasikan, karena keterbatasan sumber.

Kami mohon maaf jika ada yang kurang atau kesalaham dalam penulisan artikel ini.

Artikel ini bertujuan untuk mengenalkan Pakaian dan Tarian Adat Bengkulu, agar dapat dikenal di Indonesia dan di luar Indonesia.”

Comments On Facebook